Senin, 24 Desember 2012

mengalah dan pergi

gue cuman nyari tempat dimana paling nyaman buat gue bercerita. tempat itu udah lama hilang saat semua rasa ego muncul satu sama lain. awalnya, gue gamerasa bersalah karena gue hanya menganggap dia teman bercerita yang baru. ya hanya "teman bercerita" karena saat itu semua pergi dengan kesibukannya sendiri dan tak ada yang peduli. tapi sekarang gue mulai sadar posisi gue dan dia itu salah. Harusnya gue gaboleh kenal dia pasti akan menyakiti satu diantaranya. aku atau perempuan itu. gue gabisa gue takut. rasa takut itu membuat gue memilih untuk mengalah dan pergi (lagi).