Selasa, 10 Juli 2012

#ΣIGHT

Ga kerasa ya 2 tahun kelewat gitu aja. Serius deh berasanya tuh cuman lewat doang.
2 tahun kita membuat kenangan. Entah kenangan kecil atau kenangan yang berbentuk besar. Kenangan baik atau kenangan buruk yang kita ukir. Toh namanya akan tetap menjadi kenangan.
Dari kita bolos jam belajar, makan sebungkus lidi tapi bagi-bagi berdelapan, beli makan diwarteg, ngeledek satu sama lain sampai yang diledek itu nangis.
Ya, kemungkinan kecil tak akan terulang. Kita semua berpisah. Berpisah untuk menentukan jalannya di SMA yang dipilih. Tapi aku yakin mereka akan selalu mengingat kejadian-kejadian walau sedikit. Ah sebenarnya aku tak mau melepaskan semuanya, Tapi apa boleh buat SMA yang memisahkan kita beda sekolah sampai beda pulau.

Aku bisa terhitung baru dengan mereka. Sebelumnya mereka bertujuh dan aku ikut dengan mereka sampai sekarang. Tapi aku merasakan aku bisa berbaur dengan mereka. Bukan lagi berbaur malah aku juga membuat beberapa kenangan dengan mereka:'''''''$
Kita berdelapan. Angka yang tak pernah putus jika dituliskan. Aku harap sama seperti persahabatan kita yang sulit dipisahkan. Setiap apa yang kita lakuin ada aja yang gasuka. Bisa dibilang mereka Haters.
Haters yang ngebuat kita semakin solid. Haters juga yang membuat kita berpikir jernih sampai bisa menyelesaikan permasalahan. Terimakasih Haters<3 
Hanya dengan persahabatan kita juga bisa belajar banyak hal. Belajar untuk menerima pendapat satu sama lain, belajar untuk selalu bekerja sama, belajar untuk mengerti apa itu sahabat sebenarnya......

With love,
Amanda Putri Mayari
Ananda Diah Oktaviani
Citra Prastuti Partana
Intan Rizky Novyanni
Irna Agustiani
Khalisa Maulida
Naurah Khansa
Nurul Paradilla Kusuma Ningrum

-xoxo

Minggu, 08 Juli 2012

The Strongest Person

Aku tidur disampingnya malam ini. Tapi ada yang mengganjal saat ku melihatnya saat tertidur. Ya, aku mengecewakannya. Dalam gelap aku mengeluarkan air mata agar tiada orang yang tahu. Hanya aku dan Allah.
Aku benar telah mengecewakannya. Mengecewakan sebongkah harapan yang ia titipkan kepadaku. Mata tua itu, aku melihatnya dalam-dalam. Mata tua itu sedang beristirahat untuk beberapa jam dan kembali untuk melakukan fungsinya. Didalam sunyi aku berdoa kepada-Nya...............................
"Ya Allah aku masih ingin melihatnya esok hari, walau setiap pagi aku susah sekali dibangunin.
Ya Allah berikan aku kesempatan untuk membuktikan semua kerja kerasnya selama ini.
Ya Allah jagalah aku dalam dekapannya"
Aku merasakan ia melihatku menangis saat ia tertidur. Aku juga merasakan ia tidak membiarkanku mengeluarkan butiran ini. Aku pun terlelap dalam tidur disampingnya. Entah sampai kapan aku bisa melepaskannya. Aku tidak pernah yakin untuk melepasnya. Kecuali aku yang dilepaskan olehnya.


Hari pun menjelang pagi, dia sudah bersiap untuk bertempur demi kehidupanku tapi aku masih terlelap seakan ia masih disampingku sembari tertidur pulas. Kehidupan, Ia sangat ingin kehidupanku lebih baik darinya. Ia tidak ingin aku merasakan penderitaan dan kejamnya orang-orang diluar sana.
Ini janjiku Ya Allah, aku ingin membuatnya bahagia suatu hari nanti. Tanpa ia harus bersusah seperti ini. Aku tak tega Ya Allah. Aku sangat menyayanginya:"
Ada tidaknya dia didekatku. Aku akan selalu membuatnya tersenyum. Takkan ada lagi kesedihan diantara kita. Tidak ada lagi perbuatanku yang menyakitkan hatinya. Ya, walaupun kadang aku suka lupa dengan janjiku yang terakhir. Aku mencoba untuk menjadi yang dia inginkan. Yang diinginkan olehnya, My Strongest Person (Re:mom)


Your Daughter,
Ananda Diah Oktaviani